Tantangan Sektor Informal & Pesan Wamenaker untuk Pemuda

Afriansyah Noor Mendorong Generasi Muda Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, memberikan dorongan kepada generasi muda untuk menciptakan lapangan kerja baru. Hal ini disampaikannya dalam sebuah konferensi yang diselenggarakan di Jakarta. Tantangan ketenagakerjaan saat ini masih diwarnai oleh tingginya sektor informal, dengan lebih dari 155 juta angkatan kerja berada di dalamnya.

Transformasi SDM Generasi Muda

Di tengah kondisi tersebut, Afriansyah Noor berharap agar generasi muda mampu bersaing dalam pasar kerja global. Menurutnya, generasi muda tidak hanya sekadar menjadi bagian dari statistik, melainkan harus dapat menunjukkan kemampuan nyata melalui tindakan.

Kesenjangan antara pendidikan dan kebutuhan industri menjadi tantangan utama yang perlu segera diselesaikan. Generasi muda dipacu untuk dapat menciptakan peluang melalui inovasi teknologi dan kewirausahaan mandiri. Afriansyah Noor percaya bahwa potensi besar generasi muda dapat menjadi penggerak ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja baru, terutama di era digital.

Strategi Kemnaker untuk Mendukung Generasi Muda

Kementerian Ketenagakerjaan menetapkan empat pilar strategis untuk mendukung generasi muda, mulai dari penguatan vokasi hingga pengembangan pusat inovasi talenta. Program-program ini mencakup berbagai aspek, seperti perluasan akses bagi penyandang disabilitas dan peningkatan produktivitas melalui klinik khusus.

Pendekatan inkubasi juga dilakukan guna melahirkan pelaku ekonomi kreatif dan industri hijau yang baru. Dengan langkah-langkah terintegrasi ini, diharapkan dapat membangun ekosistem ketenagakerjaan yang lebih adaptif dan inklusif. Pemerintah optimis bahwa kolaborasi lintas sektor akan memperkuat posisi tenaga kerja Indonesia di tingkat global.

Seluruh program yang digulirkan merupakan bagian dari strategi terintegrasi untuk membangun ekosistem ketenagakerjaan yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Source link