BRIN Perkenalkan Inovasi BRINlock untuk Infrastruktur Pesisir
Pada tanggal 28 April 2026, Organisasi Riset Energi dan Manufaktur, Badan Riset dan Inovasi Nasional (OREM-BRIN) memperkenalkan inovasi terbaru mereka dalam bentuk pemecah ombak baru yang diberi nama BRINlock. Teknologi ini merupakan unit lapis lindung generasi terbaru yang dirancang untuk memperkuat konstruksi pemecah gelombang masa depan.
Desain Inovatif untuk Konstruksi Pesisir
BRINlock dikembangkan sebagai unit lapis lindung dengan penempatan teratur dan karakter interlocking yang kuat. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan stabilitas hidrolik sambil mengurangi penggunaan beton dalam pembangunan infrastruktur pesisir. Menurut Peneliti Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika BRIN, M Zuhdan Jauzi, teknologi ini dapat menjadi solusi efisien dan ramah lingkungan.
Proses Pengembangan
Teknologi BRINlock telah melalui berbagai tahap pengembangan yang meliputi desain berbasis pemodelan komputer menggunakan ANSYS, pembuatan model CNC, hingga produksi benda uji dalam jumlah besar. Hasil uji stabilitas hidrolik menunjukkan performa yang menjanjikan, dengan nilai koefisien stabilitas yang mencapai 20,54 pada kondisi tertentu. Dengan faktor keamanan yang diperhitungkan, desain BRINlock tetap memiliki tingkat stabilitas yang tinggi.
BRIN telah mengajukan paten untuk teknologi ini ke Direktorat Paten Kementerian Hukum (Kemenkum) RI. Dokumen paten tersebut telah melewati berbagai tahap dan saat ini dalam proses finalisasi untuk mendapatkan status Granted Patent. Pengembangan BRINlock diharapkan dapat menjadi solusi inovatif dalam pembangunan infrastruktur pesisir yang lebih efisien, kuat, dan ramah lingkungan.
Sebagai langkah selanjutnya, teknologi BRINlock berpotensi untuk diaplikasikan secara luas dalam proyek-proyek perlindungan pantai di Indonesia, membuktikan komitmen BRIN dalam menghadirkan inovasi yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.












