Keputusan Zeda Salim untuk sementara melepas hijab setelah lebih dari satu dekade memakainya telah menciptakan diskusi di dunia maya. Dalam menghadapi berbagai komentar dan kritik yang timbul, Zeda menyatakan bahwa ini adalah bagian dari perjalanan belajar dan pertumbuhannya sebagai individu. Penampilannya tanpa hijab telah menimbulkan beragam reaksi, namun Zeda menegaskan bahwa keputusannya tidak semata-mata tentang gaya hidup, melainkan juga tentang perjalanan hidup yang melibatkan berbagai tantangan.
Dalam tanggapannya, Zeda menyatakan bahwa setiap orang memiliki perjalanan hidup yang unik, termasuk dalam hal rezeki dan kesempatan kerja. Dalam pengakuannya, Zeda merasa bahwa tidak seharusnya merasa lebih baik atau menghakimi orang lain hanya karena berhijab. Selama 12 tahun memakai hijab, Zeda telah menghadapi berbagai tekanan hidup sebagai seorang ibu tunggal.
Zeda juga menunjukkan penghormatannya terhadap perjalanan hidup perempuan lain yang mungkin berbeda dari dirinya. Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, Zeda merasa perlu untuk mengambil langkah ekonomi, termasuk perubahan dalam penampilannya, untuk memenuhi kebutuhan finansial keluarganya.
Sebagai seorang ibu yang bertanggung jawab untuk memberikan nafkah kepada anak-anaknya dan membantu orang tua, Zeda merasa harus mencari peluang kerja yang lebih luas. Keputusannya untuk melepas hijab sementara bukanlah keputusan yang ringan, tetapi merupakan langkah yang diambil untuk keberlangsungan hidup keluarganya. Semua ini menunjukkan bahwa perjalanan hidup setiap perempuan memiliki tantangan unik dan keputusan yang diambil harus disesuaikan dengan keadaan dan kebutuhan hidup masing-masing.












