Berita  

Mengapa Pidato Prabowo di Jepang Berpotensi Jadi Bumerang?

Kader PDIP, Mohamad Guntur Romli, kembali mempertanyakan pidato Presiden Prabowo Subianto saat kunjungan ke Jepang. Menurut Guntur, retorika yang tidak sejalan dengan perkembangan Indonesia saat ini dapat dianggap naif oleh mitra strategis. Pernyataan Prabowo yang bisa diartikan sebagai optimisme mungkin kurang tepat dan dianggap terlalu sederhana oleh pejabat dan investor Jepang. Menurut Guntur, Jepang telah lama memahami Indonesia secara detail, bukan sekadar dari brosur pariwisata, namun melalui analisis data ekonomi, korupsi, dan birokrasi yang mereka teliti secara rutin. Retorika Prabowo ini bisa berisiko dianggap sebagai kekurangan pemahaman diplomatik oleh pihak Jepang. Menurut Guntur, menganggap Jepang tidak mengenal Indonesia selama dua dekade terakhir dapat dilihat sebagai sebuah kesalahan komunikasi diplomatik. Guntur menyatakan pandangannya terhadap pidato Prabowo ini tanpa mengurangi pentingnya hubungan diplomatik antara kedua negara. Rasanya, hal-hal semacam ini harus dihindari dalam setiap interaksi dengan mitra internasional demi menjaga hubungan yang positif.

Source link