Nakes Dianjurkan Imunisasi Campak demi Perlindungan Mandiri

Kementerian Kesehatan akan melindungi tenaga kesehatan dan tenaga medis dari campak dengan memberikan vaksinasi. Menurut Kemenkes, 8 persen kasus campak terjadi pada orang dewasa. Namun, mayoritas kasus campak masih terjadi pada balita. Meskipun imunisasi campak dan rubella sudah optimal setelah dua dosis pada balita, kondisi lain pada orang dewasa seperti imunitas lemah, HIV/AIDS, diabetes, kanker, dan hipertensi dapat memengaruhi perlindungan. Intensitas paparan campak, terutama pada tenaga kesehatan, juga menjadi faktor risiko.

Kemenkes mengeluarkan Surat Edaran sebagai upaya menjaga tenaga kesehatan dan tenaga medis dari campak. Setelah seorang tenaga kesehatan meninggal akibat campak, dilakukan penyelidikan epidemiologi. Kasus campak di Cianjur lebih rendah dibandingkan daerah lain. Total 25 kasus suspect dan 9 kasus terkonfirmasi campak, tanpa kasus baru di minggu ke-12.

Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni menyatakan kesediaan untuk memberikan vaksinasi kepada tenaga kesehatan dan tenaga medis yang rentan terhadap campak. Upaya surveilans dan vaksinasi dilakukan untuk mencegah penyebaran campak di lingkungan kesehatan. Setelah terjadinya kasus kematian tenaga kesehatan akibat campak di Cianjur, langkah-langkah tindak lanjut dalam mencegah penyebaran penyakit dilakukan secara serius.

Sumber: Antara

Source link