Dian Sandi Utama, Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), menjelaskan bahwa pembelaannya terhadap Presiden Jokowi bukanlah tindakan menjilat, melainkan bagian dari komitmen politik partai. Menurut Dian, sikapnya tersebut adalah hasil dari garis kebijakan internal partai yang dijalankan oleh seluruh kader sebagai konsekuensi dari perintah konstitusional partai. Selain itu, seluruh kader PSI juga memiliki sikap yang sama dalam menjaga harkat dan martabat Presiden Jokowi dari berbagai tudingan yang dialamatkan kepadanya, termasuk isu dugaan ijazah palsu yang beberapa waktu terakhir menjadi perbincangan hangat. Pengamat Kebijakan Publik, Bonatua Silalahi, menegaskan bahwa keaslian ijazah Jokowi masih sebatas klaim sepihak dan belum pernah benar-benar diperlihatkan secara terbuka kepada publik. Menurut Bonatua, klaim yang beredar saat ini masih belum sampai pada pembuktian yang bisa diuji secara objektif.
Dian Sandi PSI: Membela Pak Jokowi Bukan Tindakan Menjilat
Read Also
Recommendation for You
Geisz Khalifa merespons pernyataan Syahganda terkait Anies Baswedan. Geisz, yang dikenal sebagai loyalis Anies, angkat…
Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI, Syahganda Nainggolan, secara terbuka mendorong Anies Baswedan untuk masuk ke…
Pengamat politik Heru Subagia menilai sikap Partai Amanat Nasional (PAN) yang berulang kali menyatakan dukungan…
Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saidiman Ahmad, menyoroti peluang pemakzulan Wakil Presiden Gibran…
Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan mengenai ketiadaan berkas penyetaraan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming…
Peneliti ISEAS-Yusof Ishak Institute, Made Supriatma, memberikan analisis mengenai dinamika yang berkaitan dengan isu ijazah…
