Karyawan sibuk menyiapkan stok buah kurma di toko kurma di Tanah Abang, Jakarta. Tak hanya sebagai camilan saat berbuka puasa, buah juga penting untuk mengembalikan energi tubuh setelah seharian berpuasa. Menurut Prof. Katrin Roosita dari IPB University, tubuh membutuhkan asupan energi, terutama glukosa, untuk menjaga kesehatan dan kebugaran selama bulan Ramadhan. Ketika glikogen di hati menipis, tubuh akan menggunakan asam lemak sebagai sumber energi alternatif. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi sumber karbohidrat sederhana seperti glukosa dan fruktosa saat berbuka, yang banyak terdapat dalam buah-buahan seperti kurma. Dibandingkan dengan gula tebu atau tepung, fruktosa dari kurma lebih aman karena tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah secara drastis, sehingga cocok untuk penderita diabetes. Kurma merupakan buah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk dikonsumsi saat berbuka puasa karena kandungan fruktosa tingginya. Sebagai sumber energi dan nutrisi penting, konsumsi buah-buahan saat berbuka puasa dapat membantu menjaga kesehatan dan keseimbangan tubuh.
10 Buah Terbaik untuk Pulihkan Energi Pasca Puasa
Read Also
Recommendation for You

Anggapan bahwa minum kopi secara rutin dapat membebani atau merusak hati tidak sepenuhnya sejalan dengan…

Perempuan yang telah memasuki masa transisi menopause pada usia 46 tahun tercatat lebih sering mengalami…

Waktu minum teh hijau dapat memengaruhi manfaatnya bagi kesehatan jantung, terutama karena kandungan kafein di…

Rasa kantuk setelah makan nasi tidak otomatis berarti nasi merupakan makanan yang buruk. Menurut ahli…








