Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bun Joi Phiau menanggapi pernyataan satir Gubernur Jakarta Pramono Anung yang mengkritik Ketua PMI Jusuf Kalla yang menunjukkan sikap tidak mau masuk ke gorong-gorong dan lebih fokus pada penggunaan pikiran dan otak dalam bekerja. Menurut Bun Joi Phiau, dalam kepemimpinan, penting untuk melihat langsung kondisi di lapangan, terutama di musim penghujan di Jakarta. Sebab, kualitas saluran air, selokan, gorong-gorong, dan sungai dapat mempengaruhi terjadinya banjir. Ia juga mengapresiasi aksi Joko Widodo (Jokowi) yang secara langsung turun ke gorong-gorong saat menjabat Gubernur DKI Jakarta untuk memahami kondisi lapangan dan mendengarkan keluhan warga. Tindakan ini bukan hanya simbolis, tetapi juga memberi informasi berharga terkait masalah yang dihadapi. Bun Joi juga menyoroti pentingnya aksi di lapangan dalam kepemimpinan, seperti yang diungkapkan oleh Prabowo Subianto. Menurutnya, kepemimpinan yang efektif harus bisa menyatukan upaya berpikir strategis dengan pemahaman terhadap faktualitas di lapangan.
Pramono PSI: Jokowi Tak Gaya-gayaan, Cegah Banjir
Read Also
Recommendation for You

Yorrys Raweyai, Wakil Ketua DPD RI, menyoroti bahwa Presiden Jokowi belum mampu menyelesaikan masalah kekerasan…

Akhirnya, aktivis Eggi Sudjana memutuskan untuk berbicara tentang pertemuannya dengan Presiden ke-7, Joko Widodo, di…

Lembaga Survei Parameter Publik Indonesia (PPI) baru saja merilis hasil survei evaluasi satu tahun kepemimpinan…

Dinamika geopolitik global yang semakin memanas akibat konflik di Timur Tengah juga menarik perhatian sejumlah…








