5 Bahaya Nyata bagi Anak: Waspadai dan Lindungi Mereka

Pentingnya Kesadaran Orang Tua dalam Mengawasi Anak di Media Digital

Mengakses ruang digital menjadi hal yang tidak bisa dihindari, terlebih bagi anak-anak di era digital ini. Namun, penting bagi orang tua untuk mempersiapkan anak-anak sebelum melepas mereka menjelajahi dunia online. Menurut Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital, Alfreno Kautsar Ramadhan, anak harus dipersiapkan terlebih dahulu agar mereka paham akan konten yang mereka akses dan paham akan konsekuensinya.

Fenomena protektif orang tua di dunia nyata, namun kurangnya kewaspadaan saat anak mengakses dunia digital juga menjadi sorotan. Alfreno memberi peringatan bahwa sama seperti menunggu anak mandiri sebelum melepas mereka keluar rumah, orang tua juga harus memastikan keamanan dan pengetahuan anak sebelum memberikan izin untuk mengakses platform digital.

Pemerintah sendiri telah menerbitkan Peraturan Pemerintah PP Nomor 17 Tahun 2025 untuk mengatur tata kelola penyelenggaraan sistem elektronik dalam perlindungan anak. Regulasi ini menyebutkan tentang pentingnya platform digital menerapkan verifikasi usia yang ketat dan menentukan sanksi bagi pelanggar.

Selain itu, Kemkomdigi juga memberikan perhatian khusus pada game online dan risikonya bagi anak. Oleh karena itu, Indonesia Game Rating System (IGRS) diterbitkan untuk mengklasifikasikan game berdasarkan usia dan risiko. Ancaman teknologi deepfake juga menjadi perhatian, dengan pemerintah mengambil tindakan tegas terhadap platform yang memfasilitasi konten berbahaya.

Alfreno mengingatkan bahwa interaksi di ruang digital sebaiknya diawasi dan dilakukan secara dua arah, seperti menonton film bersama dan berdiskusi. Dengan demikian, ruang digital dapat menjadi tempat yang aman dan memberdayakan bagi perkembangan anak-anak Indonesia.

Dengan demikian, kesadaran orang tua dan regulasi yang ketat dari pemerintah diharapkan dapat menjaga anak-anak dari risiko yang mengintai di dunia digital.

Source link