Pada Jumat (2/1) sore sekitar pukul 15.00 WIB, Polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan tawuran yang terjadi antara warga Gang Tuyul RW 04 dan warga RW 012 di Terowongan Manggarai, Jalan Dr. Soepomo, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Menurut Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, AKBP Murodih, penggunaan gas air mata dilakukan untuk menghentikan aksi tawuran dan menciptakan kondisi yang kondusif agar tidak mengganggu masyarakat, terutama pengguna jalan. VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, juga mengimbau para penumpang kereta untuk tidak panik jika terdampak gas air mata akibat tawuran tersebut. Operasional perjalanan Commuter Line tidak terganggu dan petugas KAI Commuter bersama Polsek Tebet tetap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan tawuran susulan. Para penumpang diharapkan tetap tenang, mengikuti arahan petugas, dan mengutamakan keselamatan. Oleh karena itu, keadaan di Stasiun Manggarai diizinkan serta diprioritaskan oleh petugas untuk menangani penumpang yang terkena dampak gas air mata.
Tawuran Terowongan Manggarai: Polisi Gunakan Gas Air Mata
Read Also
Recommendation for You
Persoalan politik muncul setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat pendidikan. Namun, informasi yang tersedia…
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rocky Gerung menyoroti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang berkaitan dengan…
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dijadwalkan bertandang ke Makassar. Rencana kunjungan…
Eks Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengusulkan agar syarat pendidikan bagi pejabat publik kembali…
Politisi Akbar Faizal menanggapi keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan terkait diskualifikasi Gibran Rakabuming….
Isu mengenai kemungkinan Puan Maharani menggantikan Gibran Rakabuming sebagai wakil presiden beredar di tengah pembahasan…
