Menyimpan sisa nasi untuk dikonsumsi kembali keesokan harinya sering dilakukan oleh banyak keluarga karena dianggap praktis. Meskipun nasi tersebut terlihat baik-baik saja, risiko kesehatan tersembunyi dapat muncul akibat kesalahan dalam proses mendinginkan, menyimpan, dan memanaskan kembali. Pakar nutrisi mengingatkan bahwa penanganan nasi sisa yang tidak benar dapat meningkatkan risiko keracunan makanan. Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Amy Shah, menjelaskan bahwa menyimpan nasi di lemari es sebenarnya bermanfaat karena dapat mengubah sebagian patinya menjadi pati resisten yang baik untuk usus. Namun, manfaat ini hanya berlaku jika penanganannya dilakukan dengan benar. Bahaya terbesar bukan terletak pada proses pemanasan kembali, melainkan pada penanganan nasi setelah matang. Banyak orang yang meninggalkan nasi terbuka sebelum disimpan, padahal hal ini bisa menyebabkan pertumbuhan bakteri berbahaya. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara yang benar dalam menangani nasi sisa demi mencegah risiko kesehatan yang tidak disadari.
Bahaya Nasi Sisa: Kesalahan Sepele hingga Keracunan
Read Also
Recommendation for You

Epilepsi masih sering disalahpahami oleh masyarakat. Tidak sedikit yang menganggap epilepsi sebagai penyakit menular, gangguan…

Hipertensi atau tekanan darah tinggi masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Penyakit ini kerap…

Selama awal puasa Ramadhan, keluhan maag dan GERD sering meningkat. Data internal Halodoc tahun 2026…

Selama menjalani puasa di awal Ramadhan, radang tenggorokan menjadi masalah kesehatan yang sering dikeluhkan oleh…

Peningkatan Kasus Nyeri Punggung Pada Usia Produktif Perubahan pola kerja pascapandemi Covid-19 dikaitkan dengan lonjakan…







