Dalam kawasan hutan Desa Kuta Teugoh, Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, Aceh, pada Kamis, 11 Desember 2025, terlihat sejumlah tenda darurat milik korban banjir. Sebagian warga dari Desa Babah Suak dan Desa Kuta Teungoh masih mengungsi di hutan setelah rumah mereka terbawa arus pasca bencana hidrometeorologi pada 26 November lalu. Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Jakarta, mengungkapkan pentingnya amenities yang harus disediakan bagi warga terdampak banjir Sumatera. Semua penyakit yang muncul selama banjir berkaitan dengan higienitas dan akses terbatas untuk sanitasi dan air bersih. Perdoski Jakarta berkoordinasi dengan cabang-cabang di Medan, Padang, dan Aceh. Dhana, Ketua Perdoski Jakarta, menyebut bahwa warga terdampak memerlukan antibiotik baik untuk olesan maupun diminum untuk mengatasi infeksi jamur atau bakteri akibat keterbatasan air bersih. Sabun juga diperlukan untuk menjaga kebersihan tubuh warga. Masyarakat yang ingin menyumbangkan produk perawatan kulit harus memperhatikan kandungannya, terutama jika diperuntukkan bagi anak-anak atau bayi, karena kulit bayi lebih rentan. Dokter spesialis kulit menyarankan penggunaan sabun atau pembersih yang lembut, pH seimbang, dan mengandung pelembab. Oleh karena itu, produk yang dikirimkan harus aman untuk sistem pertahanan kulit.
Perdoski: Pentingnya Sabun Lembut dan Air Bersih untuk Korban Banjir Sumatera
Read Also
Recommendation for You

Fenomena Republik Tepung di Indonesia Istilah “Republik Tepung” semakin sering digunakan untuk menggambarkan tingginya konsumsi…

Susah Gemuk: Bukan Hanya Sekadar Kelebihan Berat Badan Bagi sebagian orang, anggapan bahwa susah gemuk…

Menjaga kesehatan tubuh dan mengurangi risiko penyakit kronis serta stres merupakan hal penting dalam gaya…

Masalah Overthinking di Kalangan Anak Muda Indonesia Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mencatat bahwa…

Vape Bukan Pilihan Aman: Bahaya Rokok Elektrik bagi Kesehatan Anak Vape Sama Berbahayanya dengan Rokok…







