Berita  

Ferdinand: PSI Kritik Jokowi Tak Dihargai oleh PDIP

Ahmad Ali, Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI), baru-baru ini menarik perhatian publik dengan pernyataannya yang menyebut bahwa Presiden ke-7, Jokowi, tidak dihargai oleh PDI Perjuangan. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Rakorwil PSI se-Sultra di Kendari pada Jumat (21/11/2025) kemarin. Namun, Ferdinand Hutahaean, seorang politikus dari PDI Perjuangan, merespons pernyataan tersebut dengan mengatakan bahwa pernyataan tersebut hanyalah upaya pencarian sensasi belaka.

Menurut Ferdinand, Ahmad Ali hanya mencari perhatian dengan melakukan manuver-manuver kontroversial untuk menjaga PSI tetap berada di sorotan publik. Ia menegaskan bahwa serangan yang dilancarkan Ahmad Ali kepada PDI Perjuangan dan NasDem merupakan strategi yang sering digunakan oleh partai kecil untuk mempertahankan eksistensinya.

Ferdinand juga menegaskan bahwa klaim Ahmad Ali bahwa Jokowi tidak dihargai oleh PDI Perjuangan tidak memiliki dasar yang kuat. Menurutnya, hubungan antara Jokowi dan PDI Perjuangan telah berjalan baik selama dua periode pemerintahan. Meskipun beberapa kebijakan Jokowi tidak sepenuhnya disetujui oleh partai, PDI Perjuangan tetap memberikan dukungan agar program pemerintah dapat berjalan lancar. Ferdinand menegaskan bahwa Jokowi sangat dihargai oleh PDI Perjuangan dan hal itu dapat dilihat dari usulan pemilihan Jokowi sebagai presiden hingga dua periode.

Dengan demikian, pernyataan Ahmad Ali tentang Jokowi tidak dihargai oleh PDI Perjuangan dianggap sebagai upaya mencari sensasi belaka untuk mempertahankan eksistensi PSI dalam dunia politik yang kompetitif.

Source link