Ketua Umum DPP Projo, Budi Arie Setiadi, telah menarik perhatian publik setelah menyatakan niatnya untuk bergabung dengan Partai Gerindra. Namun, rencana tersebut mendapat penolakan dari sebagian kader Gerindra di berbagai daerah, dengan alasan terkait keterlibatannya dalam kasus judi online (judol) di Indonesia.
Para kader Gerindra yang menolak keinginan Budi Arie bergabung dengan partai tersebut khawatir bahwa Partai Gerindra akan terkesan sebagai tempat pelarian dari masalah yang terkait dengan nama Budi Arie. Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali, juga menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengajak Budi Arie untuk bergabung dengan PSI.
Ali menegaskan bahwa PSI tidak pernah menawari Budi Arie untuk menjadi bagian dari partai tersebut. Kabar yang menyebutkan bahwa Budi Arie mungkin akan menjadi anggota either Partai Gerindra or PSI juga ditolak oleh Ali. Ali menegaskan bahwa Budi Arie hanya merupakan seorang sukarelawan yang mendukung langkah politik Jokowi di Pemilihan Presiden 2014 dan 2019, bukan bagian dari PSI.












