Batuk pilek pada anak bukanlah hal yang boleh dianggap sepele oleh orang tua, terutama jika gejala yang muncul bisa menandakan kondisi yang lebih serius. Dokter spesialis anak, dr Kanya Ayu Paramastri, Sp.A, menegaskan bahwa penting bagi orang tua untuk dapat membedakan gejala batuk pilek ringan dengan gejala bahaya yang mengarah pada pneumonia. Streptococcus pneumoniae adalah bakteri penyebab pneumonia yang sering terjadi, selain bakteri haemophilus influenza tipe b (Hib) dan virus lainnya. Pneumonia dapat menyerang semua orang, terutama anak-anak di bawah 5 tahun dan lansia karena sistem imunitasnya yang rentan. Tanda-tanda kegawatan pneumonia termasuk napas cepat yang tidak normal, retraksi otot di leher serta selangka, dan napas cuping hidung yang kembang kempes menandakan sesak. Orang tua perlu waspada terhadap risiko pneumonia yang disebabkan oleh jamur, percikan droplet saat berbicara atau bersin, atau menyentuh benda yang sama. Pencegahan pneumonia bisa dilakukan dengan mencuci tangan secara rutin, menjaga pola hidup sehat, menghindari kontak dengan orang sakit, dan melengkapi vaksinasi. Jika sakit, segera vaksinasi bisa dilakukan setelah dua pekan sembuh dari demam dan gejala batuk pilek.
Tanda Kegawatan Pneumonia Menurut Dokter Anak: Pentingnya Deteksi Dini
Read Also
Recommendation for You

Andien Aisyah, seorang penyanyi yang masih remaja, mengalami gangguan kesehatan yang serius pada usia 16…

Sebuah studi terbaru mengungkap hubungan antara screen time dan gejala yang berkaitan dengan ADHD (Attention…

Cuaca ekstrem dan musim hujan dapat membawa risiko kesehatan bagi anak-anak. Dr. Darmawan Budi Setyanto…

Masalah kesehatan seksual seringkali membuat pasien pria merasa malu untuk berkonsultasi dengan tenaga medis. Dokter…

Seseorang yang mengalami sindrom metabolik juga mengalami kesulitan dalam mengendalikan kadar kolesterol jahat atau LDL…







