Isu mengenai mundurnya Rusdi Masse (RMS) dari partai Nasdem semakin santer terdengar. Kabar tersebut semakin menguat dengan dugaan bahwa Ketua DPW Nasdem Sulawesi Selatan tersebut akan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Menurut informasi dari berbagai sumber yang terpercaya, Rusdi Masse disebut-sebut akan mendapatkan posisi strategis dan penting di PSI yang dipimpin oleh Kaesang Pangarep.
Rencananya, Rusdi Masse akan menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP PSI dan pelantikannya dijadwalkan akan dilakukan pada hari Jumat, 26 September 2026. Selain itu, Ahmad Ali, seorang elite Nasdem lainnya juga disebut-sebut akan meninggalkan Nasdem dan bergabung dengan PSI, menjabat sebagai Ketua Harian.
Acara pelantikan pengurus PSI dijadwalkan akan berlangsung di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, pada Jumat, 26 September 2025. Kader PSI, Benedictus Papa, juga mengonfirmasi kehadiran Rusdi Masse dan Ahmad Ali dalam acara tersebut.
Menurut pengamat politik Ras MD, wacana mengenai mundurnya RMS dari Nasdem bukanlah hal yang mengejutkan mengingat isu tersebut telah ramai dibicarakan dalam beberapa bulan terakhir. Terlebih lagi, penunjukan Muammar Ferirae Gandi sebagai ketua PSI Sulselyang, yang merupakan putra dari RMS, semakin memperkuat dugaan tersebut.
“Kita tunggu saja pengumuman resmi mengenai mundurnya RMS dari Nasdem. Apabila RMS memutuskan untuk mundur, hal ini akan menjadi topik menarik dalam dinamika partai politik di Sulawesi Selatan menjelang Pemilu mendatang,” ungkap Ras MD. Hal ini juga menjadi pertanyaan apakah pengaruh RMS dalam partai Nasdem pada Pemilu 2024 berdampak signifikan atau apakah Nasdem masih bisa menjadi partai pemenang tanpa kehadiran RMS.












